Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara pernikahan putri Ketua Komisi VII DPR fraksi NasDem, Sugeng Suparwoto. Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tiga ketua umum partai politik jadi viral, Minggu (18/9/2022). Sang Gubernur beri penjelasan.
Dalam foto yang beredar, orang nomor satu di DKI ini tampak bersanding dengan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum PKS Ahmad Syaikhu, Ketum NasDem Surya Paloh serta Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Mengamini, Anies membenarkan pertemuan tersebut.
Namun, ia menjelaskan pertemuan tersebut berlangsung dalam acara sebuah acara pernikahan, yakni pernikahan putri dari Ketua Komisi VII DPR fraksi NasDem, Sugeng Suparwoto.
"Oh itu tanya yang jelas-jelas, nikahan tanya agenda apa. Engga ada. Jadi itu pernikahan putrinya Pak Sugeng Suparwo tadi malam," tambahnya.
Dalam acara tersebut, Anies mengaku menjadi saksi pernikahan dan malamnya menghadiri acara resepsi.
"Saya menjadi saksi siangnya, lalu malamnya ada resepsi. Itu saja jadi ngobrolnya, ngobrol resepsi. Kumpul di situ, kemudian ngalor ngidul yang diomongin," ungkapnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak kuasa menolak bila ada partai politik (parpol) yang mau mengusungnya sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.
Orang nomor satu di DKI ini pun mengibaratkan panggilan nyapres tersebut sebagai tugas yang diberikan oleh Ketua RT di kampungnya.
"Panggilan tugas itu adalah sesuatu yang normal, setiap ada panggilan untuk kebaikan masyarakat, untuk kebaikan semua, maka selalu saya katakan siap," ucapnya saat ditemui di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta Pusat, Minggu (18/9/2022).
"Dan itu di luar kendali saya panggilannya. Kalau di kampung, pak RT yang memutuskan," sambungnya.
Walau demikian, eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini enggan banyak berkomentar lagi soal Pilpres 2024.
Sebab, Anies mengaku ingin fokus dulu menjalankan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Pasalnya, masa jabatannya tinggal tersisa sebulan lagi dan orang nomor satu di DKI ini akan lengser 16 Oktober mendatang.
"Kita tunggu saja, saya tuntaskan dulu sampai selesai, jangan dibalik. Saya adalah orang yang menjalankan tugas, kemarin saya ditugaskan di Jakarta, setelah itu selesai baru kita siapkan berikutnya," tuturnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (18/9/2022). Anies mengaku belum ada satu pun partai politik (parpol) mengajak atau mengusungnya sebagai capres 2024 meski sebelumnya ia menyatakan siap jadi capres.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (18/9/2022). Anies mengaku belum ada satu pun partai politik (parpol) mengajak atau mengusungnya sebagai capres 2024 meski sebelumnya ia menyatakan siap jadi capres.
Saya siap maju sebagai presiden bila ada partai yang mengusung," ucapnya dilansir dari Reuters, Jumat (16/9/2022).
Dalam setiap jajak pendapat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, nama Anies Baswedan tak pernah absen dari tiga besar.
"Survei yang tidak diminta ini terjadi bahkan sebelum saya berkampanye, saya pikir mereka memberi saya lebih banyak kredibilitas," ujarnya.
Sebagai informasi, belakangan Gubernur Anies Baswedan memang dikaitkan dengan sejumlah parpol.
Bahkan, namanya masuk dalam bursa capres Partai Demokrat, NasDem, PKS, hingga PAN.
Walau demikian, belum ada satu pun parpol yang mendeklarasikan bakal mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024 mendatang.
Beberapa tokoh politik lainnya, seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga Ketua DPR RI Puan Maharani pun disebut-sebut bakal jadi saingan Anies dalam Pilpres 2024.


0 komentar:
Posting Komentar