Azrul Ananda saat mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden Persebaya. (Robertus Risky/Jawa Pos)
Azrul Ananda mundur sebagai CEO Persebaya Surabaya. Surat resmi pengunduran diri rencananya diserahkan hari ini. Lalu, bagaimana nasib skuad Green Force?
Pelatih Persebaya Aji Santoso memastikan tim akan tetap jalan. Bahkan, dia menjanjikan bakal ada perombakan pada putaran kedua. Hal itu sudah dibahas dengan jajaran manajemen. Termasuk dengan Azrul sebelum dia mengumumkan mundur.
’’Semua langkah dan program saya untuk putaran kedua sudah saya beberkan dengan jelas,’’ kata Aji saat dihubungi Jawa Pos.
Apa yang disampaikan Aji kepada Azrul dan manajemen? Dia memastikan bakal ada perubahan komposisi pemain. Pemain yang dianggap buruk akan langsung didepak.
’’Saya sudah melakukan evaluasi kepada semua pemain lokal dan asing. Saya sudah memiliki pandangan siapa-siapa pemain yang tidak akan kami pertahankan,’’ beber pelatih 52 tahun itu.
Aji sudah mengantongi nama pemain yang tidak aman. Hanya, dia belum mau menyebut identitas pemain tersebut. Termasuk ada berapa pemain yang bakal terdepak pada akhir putaran pertama.
’’Kami lihat saja ke depan perkembangan (pemain yang terancam) seperti apa. Yang jelas, manajemen sudah siap mem-back up 100 persen,’’ ungkap mantan pelatih Persela Lamongan itu.
Aji berharap Bonek bisa memaklumi hal itu. Dia meminta suporter bersabar dengan perubahan yang akan diberikan.
’’Saya harap suporter bisa memahami. Kami juga ingin perubahan (komposisi) pemain, tapi untuk saat ini belum bisa. Kami akan maksimalkan dulu yang ada, baru putaran kedua kami lakukan langkah yang benar dan tepat,’’ beber Aji.
Artinya, skuad masih akan tetap sama sampai putaran pertama berakhir. Meski begitu, Aji memastikan tim akan berjuang untuk segera bangkit. Kemudian kembali meraih kemenangan.
’’Putaran pertama sisa tujuh laga. Saya harap pemain fokus. Setelah itu, baru kami melakukan langkah yang perlu dilakukan,’’ tegas Aji.
Meski Azrul mundur, Aji memastikan rencananya tetap akan berjalan. Dia juga meminta pemainnya untuk tidak down. Semua diminta mengerti kondisi klub saat ini.
’’Saya harap pemain tidak terpengaruh. Mereka masih terikat kontrak dengan klub. Jadi, semua pemain harus fokus untuk menyelesaikan kompetisi,’’ kata pelatih asli Kepanjen, Kabupaten Malang, tersebut.
Meski kompetisi tengah jeda, skuad Persebaya tetap melakukan latihan. Dua hari terakhir para pemain hanya berlatih ringan di gym. Itu dilakukan untuk menjaga kondisi fisik.
’’Kami akan kembali berlatih normal mulai besok sore (nanti sore),’’ ucap pelatih yang membawa Persebaya juara Piala Gubernur Jatim 2020 itu.


0 komentar:
Posting Komentar