Senin, 24 Oktober 2022
Home »
» Heboh, AHY banyak Tuai Ocehan Bernada Negatif di Medsos, Kenapa ?
Heboh, AHY banyak Tuai Ocehan Bernada Negatif di Medsos, Kenapa ?
AHY Terbanyak Tuai Ocehan Bernada Negatif di Medsos,
Kenapa?
Netizen kebanyakan membicarakan Ketua Umum Partai
Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam nada
negatif sambil mengaitkannya sebagai 'bau kencur' hingga
'anaknya pepo'.
Hal itu berdasarkan analisis media sosial yang digelar
Drone Emprit pada periode 1 sampai 17 Oktober 2022.
Pendiri Drone Emprit dan Kernel Media Ismail Fahmi
mengungkapkan sejumlah tokoh politik menuai popularitas
tertinggi pada periode itu, baik di media sosial maupun
pemberitaan media online.
Lima besar diduduki oleh mantan Gubernur DKI Anies
Baswedan dengan 895.375 mentions, Gubernur Jawa Tengah
Ganjar 203.671 mentions, Menteri BUMN Erick Thohir
dengan 123.884 mentions, AHY 105.723 mentions, dan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 53.509 mentions.
"Tokoh yang banyak dibincangkan dalam nada paling
negatif adalah AHY dengan 25%. Diikuti Ganjar 23%, dan
Anies 17%," kata Ismail, dalam akun Twitter-nya, Senin
(24/10).
Kenapa bisa negatif?
Dalam analisis emosi AHY, Drone Emprit mengungkapkan
yang paling dominan adalah marah (anger) dengan 4.800
mentions.
"Hujatan haters kepada AHY yang dinilai asal bicara, tak
cerdas, tak punya prestasi, dan berlindung dibawah
orangtua (SBY)," demikian menurut Drone Emprit.
Peringkat kedua adalah harapan (anticipation) dari
simpatisan agar AHY jadi berduet dengan Anies di Pilpres
2024 dengan 1.500 mentions; ketiga adalah kepercayaan
atau trust (936).
'Tone' negatif terhadap AHY juga dilengkapi dengan
asosiasi negatif lewat sejumlah kata kunci, contohnya,
AHYBauKencur, DemokratKoruptor, hingga
HambalangMangkrak.
Namun demikian, tetap ada asosiasi positif terhadap AHY
berupa kata kunci SBYTurunGunung, Anies, Anies-AHY,
prestasi, dan lainnya.
Terlepas dari itu, kata dia, "Klaster Anies dan AHY
terlihat semakin lebur. Dukungan dari AHY dan kader
Demokrat pada Anies terlihat sangat kuat."
Diberitakan sebelumnya, Anies, yang lebih dulu
dicapreskan oleh Partai NasDem, dan AHY melakukan
pertemuan di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (7/10).
Kader-kader Demokrat pun menggaungkan pasangan Anies-AHY
meski belum ada realisasinya.
AHY juga sempat menyindir pemerintahan Jokowi yang cuma
"gunting pita" dalam hal proyek-proyek infrastruktur
yang sudah diinisasi di era SBY. Politikus PDIP Adian
Napitupulu pun memintanya tak lagi bicara, apalagi tanpa
data jelas, ketimbang membuat blunder.
Dalam analisis media ini, Ismail juga mengungkap tokoh
yang percakapan tentangnya bernada amat positif;
Muhaimain Iskandar alias Cak Imin, Ketua Umum PKB.
"Percakapan tentang Muhaimin yang sangat positif
tampaknya dibentuk oleh satu klaster khusus, dengan top
influencer akun cakiminNOW," ucap dia, sambil menyebut
akun resmi Cak Imin.
Namun demikian, kata dia, "Interaksi klaster ini dengan
klaster2 lain sangat kurang. Dan mereka fokus bercakap
secara positif tentang tokohnya."


0 komentar:
Posting Komentar